Image Storyboard · Nano Banana Pro Prompts · AI Hybrid Production
JAKARTA
Dari Muara ke Kota Dunia
Film Dokumenter Sinematik · 35 Menit · 27 Start Frame Scenes
Penyusun NaskahY. Jo Prayanto
ProduksiDinas Kebudayaan DKI Jakarta
Tahun2026
FormatAI Hybrid · Kling 2.5 · Nano Banana Pro
Output4K Cinematic · 16:9
Panduan Penggunaan Prompt
Setiap frame di bawah memuat prompt siap pakai untuk Nano Banana Pro (Text-to-Image). Copy prompt, paste ke kolom prompt Nano Banana Pro. Setting yang direkomendasikan: Aspect Ratio 16:9 · Quality: High · Style: Photorealistic / Cinematic. Hasil gambar dijadikan Start Frame untuk Kling AI 2.5 (Image-to-Video, durasi 5–10 detik per shot).
Prakata Insert Video Gubernur & Wakil Gubernur DKI Jakarta ± 2 Menit
SB-00A
00:00 – 01:00
Gubernur Pramono Anung · Balai Kota DKI · Talking head
Prakata · Segmen 1
Gubernur Pramono Anung
Talking head, medium close-up. Latar Balai Kota DKI Jakarta dengan pencahayaan tiga titik standar broadcast. Pakaian resmi, superimpose nama dan jabatan.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic documentary talking head setup, professional male Indonesian politician in formal suit, medium close-up shot, official government office background with Jakarta motifs subtle, soft three-point broadcast lighting, shallow depth of field, 4K cinematic, warm neutral color grade, ARRI Alexa look, photorealistic, no text.
SB-00B
01:00 – 02:00
Wakil Gubernur Rano Karno · Kota Tua Jakarta · Talking head
Prakata · Segmen 2
Wakil Gubernur Rano Karno
Talking head, medium close-up. Latar kawasan Kota Tua Jakarta atau interior gedung kolonial bersejarah. Pencahayaan warm-cinematic, batik direkomendasikan.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic documentary interview setup, mature Indonesian male figure medium close-up, batik shirt, warm cinematic lighting, background blurred historic colonial Dutch-era building Kota Tua Jakarta with amber light, film grain texture, shallow depth of field, photorealistic, 4K, no text.
Prolog Muara yang Menyimpan Segalanya ± 2 Menit
SB-01
02:00 – 04:00
Kamera turun dari langit malam ke muara Ciliwung · bulan sabit · hutan bakau
Prolog · Scene 1
Muara Ciliwung — Malam — Kini
Kamera turun dari langit malam berbintang ke muara sunyi. Bulan sabit. Hutan bakau hitam di kiri kanan. Air tenang memantulkan cahaya. Keheningan sebelum cerita dimulai.
Nano Banana Pro — Start Frame
Aerial cinematic night shot looking down on ancient river estuary mouth, crescent moon reflected in still dark water, dense silhouetted mangrove forest both sides, light mist on water surface, stars visible, deep navy blue sky, photorealistic, IMAX documentary style, 4K, anamorphic lens, film grain, no artificial lights, no text.
Babak I Sunda Kelapa: Bandar di Ujung Muara Abad 7 – 1511 · ± 6 Menit
SB-02
04:00 – 06:30
Fajar di Sunda Kelapa abad ke-12 · perahu jung berlabuh · aktivitas dermaga kayu
Babak I · SCN-01
Sunda Kelapa — Fajar — Abad ke-12
Fajar di pelabuhan tradisional Nusantara. Perahu-perahu jung besar berlabuh, layar cokelat-merah mengembang. Para pedagang turun ke dermaga kayu. Bukit hijau Bogor samar di kejauhan.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic dawn at ancient Javanese harbor 12th century, traditional wooden proa sailing vessels with red-brown sails moored at rustic wooden dock, tropical hazy sunrise golden light, merchants and fishermen silhouettes, lush green hills in distant background, warm amber tones, photorealistic, historical reconstruction, 4K IMAX, no text.
SB-03
06:30 – 09:00
Armada jung Tiongkok Cheng Ho memasuki teluk · bendera naga merah · 1407
Babak I · SCN-02
Armada Cheng Ho Tiba — 1407
Armada jung besar Tiongkok memasuki teluk. Bendera naga merah berkibar. Pelaut Tiongkok berjubah biru bersalaman dengan pejabat Sunda. Pertukaran peradaban pertama yang tercatat.
Nano Banana Pro — Start Frame
Epic cinematic shot of massive Chinese treasure junk fleet 15th century entering tropical bay, red dragon banners flying, multiple large wooden vessels with layered batten sails, misty morning atmosphere, deep blue-green ocean, dramatic low angle from water level, photorealistic historical reconstruction, 4K cinematic, warm hazy light, no text.
SB-04
09:00 – 11:00
Istana Pakuan Pajajaran · Raja Sunda di singgasana · menteri bersimpuh
Babak I · SCN-03
Istana Pakuan Pajajaran
Ruang sidang Kerajaan Sunda. Prabu di singgasana kayu berukir. Lampu obor. Menteri dan senopati bersimpuh. Kemegahan kerajaan Hindu yang akan segera berhadapan dengan kekuatan global.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic interior of ancient Sundanese Hindu royal throne room, Prabu king seated on ornate carved wooden throne, ministers prostrating, torch lighting casting warm golden glow, intricate wood carvings, classical Javanese architecture, epic atmosphere, photorealistic historical, 4K, dramatic chiaroscuro lighting, no text.
Babak II Angin dari Barat: Portugis 1511 – 1527 · ± 5 Menit
SB-05
11:00 – 13:30
Malaka terbakar 1511 · kapal Portugis · asap hitam mengepul · dunia berubah
Babak II · SCN-04
Malaka Jatuh — 24 Juli 1511
Kota Malaka terbakar. Asap hitam mengepul ke langit. Kapal-kapal caravel Portugis dengan layar penuh di selat yang berasap. Afonso de Albuquerque telah mengubah dunia.
Nano Banana Pro — Start Frame
Epic cinematic scene of Malacca city burning 1511, massive dark smoke columns rising against orange-red sky, Portuguese caravel warships in foreground silhouetted on dark water, city architecture in flames, dramatic battle aftermath atmosphere, photorealistic historical, 4K, anamorphic lens flare, no text.
SB-06
13:30 – 16:00
Perjanjian Sunda-Portugis 1522 · Prabu Surawisesa vs Henrique Leme · meja malam
Babak II · SCN-05
Perjanjian Sunda-Portugis — 1522
Ruang sidang Pakuan malam hari. Prabu Surawisesa berhadapan dengan duta Portugis Henrique Leme. Perjanjian di atas meja. Lilin menyala. Dua dunia bernegosiasi di bawah tekanan.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic historical meeting interior, Sundanese king and Portuguese diplomat facing each other across ornate table, parchment treaty visible, candlelight only illumination, dramatic chiaroscuro shadows, period-accurate clothing, ancient Javanese hall, photorealistic historical reconstruction, 4K, no text.
SB-07
16:00 – 18:00
Tiang Padrao didirikan di tepi Ciliwung 1522 · armillary sphere · pekerja Portugis
Babak II · SCN-06
Tiang Padrao di Tepi Sungai Ciliwung
Para pelaut Portugis mendirikan tiang batu besar di tepi Ciliwung. Armillary sphere di puncaknya. Tulisan Latin mengukir perjanjian yang tidak pernah terlaksana. Saksi bisu pertama kota ini.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic Portuguese stone padrao monument being erected by soldiers on tropical river bank 16th century, armillary sphere crown visible, dense jungle background, afternoon light through tropical foliage, dark moody atmosphere, photorealistic historical, 4K, no text.
Babak III Fatahillah dan Lahirnya Jayakarta 1521 – 1527 · ± 8 Menit
SB-08
18:00 – 21:00
Ruang sidang Demak · Sultan Trenggana + Fatahillah · peta Jawa Barat terbentang
Babak III · SCN-A
Briefing Strategi — Istana Demak
Ruang sidang Kesultanan Demak malam hari. Sultan Trenggana di singgasana. Fatahillah berdiri. Peta Jawa Barat terbentang di lantai. Operasi Barat dimulai di atas kertas.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic night interior of Islamic Sultanate war council chamber, Sultan seated on throne, military commanders gathered around large map on floor, torch and oil lamp lighting, dramatic shadows, historical Javanese Islamic court 16th century, photorealistic, 4K, moody atmosphere, no text.
SB-09
21:00 – 24:00
20 kapal Lancaran-Pangajawa berangkat dari Jepara · Oktober 1526 · fajar memanfaatkan angin Barat
Babak III · SCN-B
Armada Berangkat dari Jepara — Oktober 1526
Fajar di Pelabuhan Jepara. 20 kapal Lancaran dan Pangajawa berjejer. Layar merah-hitam. 1.500 prajurit. Angin Barat mengembangkan layar. Operasi laut terbesar Demak dimulai.
Nano Banana Pro — Start Frame
Epic wide cinematic shot of 20 traditional Javanese war fleet departing harbor at pre-dawn, lancaran and pangajawa vessels with dark red-black sails, thousands of warriors on deck, dramatic blue-black sky with first light on horizon, sea spray, photorealistic historical, 4K IMAX, anamorphic lens, no text.
SB-10
24:00 – 27:00
Pesantren Gunung Jati Cirebon · Sunan Gunung Jati + Fatahillah · aliansi ulama-militer
Babak III · SCN-C
Sunan Gunung Jati & Fatahillah — Cirebon
Pesantren Gunung Jati, sore. Sunan Gunung Jati yang sepuh bersama Fatahillah. Santri mendengarkan. Bukan hanya strategi militer — ini juga tentang dakwah. Kekuatan ulama dan pedang bergabung.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic warm interior of ancient Indonesian Islamic pesantren, elderly wise scholar in white turban speaking with young military commander, oil lamp lighting, wooden columns, students seated, golden afternoon light through window, photorealistic historical 16th century, 4K, deep shadows, no text.
SB-11
27:00 – 29:00
Ratu Ayu Wanguran menghadap Fatahillah · istana Cirebon · malam · syarat penikahan
Babak III · SCN-07C
Ratu Ayu dan Syaratnya
Ruang dalam istana Cirebon. Ratu Ayu duduk tegak. Fatahillah berdiri di hadapannya. Sunan Gunung Jati menyaksikan. Syarat paling dramatis dalam sejarah kota ini: hancurkan dulu Portugis di Sunda Kelapa.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic dramatic night interior Cirebon palace, strong Javanese princess in royal kebaya seated facing standing warrior commander, moonlight shaft from window, elderly wali figure in background, intense confrontation atmosphere, deep shadows, photorealistic historical 16th century, 4K, no text.
SB-12
29:00 – 33:00
Operasi 3 front simultan 22 Juni 1527 · armada laut + Banten barat + Cirebon timur
Babak III · SCN-D
Operasi 3 Front — 22 Juni 1527
Peta operasi militer terkoordinasi. Armada Fatahillah dari laut, pasukan Banten dari barat, pasukan Cirebon dari timur. Sunda Kelapa terkepung sempurna. Bukan duel heroik — ini operasi terencana.
Nano Banana Pro — Start Frame
Epic cinematic overhead aerial view of coordinated naval and land battle 1527, traditional Javanese war fleet attacking harbor from sea, armies converging from both sides on land, cannon smoke, red battle flags, dramatic dawn light, photorealistic historical, 4K IMAX, no text.
SB-13
33:00 – 35:00
Fatahillah berdiri di dermaga Jayakarta · punggung ke kamera · pasukan bersujud · fajar kemenangan
Babak III · SCN-08
Jayakarta — Kota Kemenangan
Fatahillah berdiri di dermaga, membelakangi kamera, menatap laut. Angin mengembangkan jubahnya. Di belakangnya, pasukan bersujud syukur. Fajar pertama Jayakarta. Sunda Kelapa telah berganti nama.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic back view of victorious Islamic commander standing alone on ancient harbor dock, white turban and dark robes billowing in wind, dawn light on horizon over calm sea, soldiers prostrating in background, dramatic silhouette, photorealistic, 4K IMAX, warm golden haze, no text.
Babak IV Batavia: Kota VOC di Timur 1619 – 1799 · ± 7 Menit
SB-14
35:00 – 38:00
Armada VOC memasuki Teluk Jakarta · tiga galleon besar · meriam tersembul · 1619
Babak IV · SCN-10
Armada VOC Tiba — 1619
Tiga galleon VOC berlayar masuk teluk Jayakarta. Besar, berat, penuh meriam. Bendera merah-putih-biru VOC berkibar. Bukan pedagang biasa — ini kekuatan yang akan mengubah segalanya.
Nano Banana Pro — Start Frame
Epic cinematic shot of Dutch VOC warships entering tropical bay 1619, three massive galleons with cannons exposed, Dutch tricolor flags, overcast dramatic sky, dark threatening sea, photorealistic historical, 4K IMAX, desaturated colonial palette, ominous atmosphere, no text.
SB-15
38:00 – 40:30
JP Coen di kabin kapal · peta Jayakarta terbentang · usia 31 tahun · tekad penaklukan
Babak IV · SCN-11
Jan Pieterszoon Coen — Arsitek Batavia
Ruang komando kapal VOC. Coen, 31 tahun, berdiri di atas peta Jayakarta. Mata dingin. Jari menelusuri garis pantai. "Tidak ada perdagangan tanpa perang. Tidak ada perang tanpa perdagangan."
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic close medium shot of young cold-eyed Dutch VOC commander 17th century in ship cabin, leaning over large map on table, candlelight, Dutch ruff collar, determined expression, dark brooding atmosphere, photorealistic historical, 4K, no text.
SB-16
40:30 – 43:00
Batavia dibangun · kanal Amsterdam di tropis · bangunan kolonial · kerja paksa
Babak IV · SCN-12
Batavia Dibangun — Amsterdam di Tropis
Rekonstruksi Batavia aerial. Kanal-kanal seperti Amsterdam. Gedung Belanda bergaya abad ke-17. Di balik kemegahan, ribuan budak dan pekerja paksa membangun semuanya. Dua wajah satu kota.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic aerial bird's eye view of colonial Dutch Batavia city 17th century, Amsterdam-style canal grid in tropical setting, Dutch colonial buildings, city walls and fortress, forced laborers visible as tiny figures, overcast sky, photorealistic historical, 4K, muted colonial color grade, no text.
SB-17
43:00 – 45:30
Pembantaian Tionghoa Batavia 9 Oktober 1740 · Chinezenmoord · kanal memerah · malam hitam
Babak IV · SCN-14
Tragedi 1740 — Chinezenmoord
9 Oktober 1740. Kampung Tionghoa terbakar. Lima ribu jiwa. Kanal Batavia menanggung dosa. Gambar berubah hitam-putih perlahan. Luka yang tidak pernah benar-benar sembuh.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic night scene of burning colonial Dutch Batavia district 1740, Chinatown buildings engulfed in flames, dark canal reflecting orange fire, silhouetted fleeing figures, smoke filling night sky, dark red-black atmosphere, photorealistic historical, 4K, desaturated with fire glow, no text.
Babak V Hindia Belanda: Benih Perlawanan 1800 – 1942 · ± 8 Menit
SB-18
45:30 – 48:30
Jalan Raya Pos Daendels · romusha kerja paksa · hutan tropis · 1808-1811 · 1000 km
Babak V · SCN-16
Jalan Raya Pos Daendels — 1808
Ribuan pekerja paksa memotong hutan, meratakan bukit di bawah terik. Mandor Belanda berkuda mengawasi. 1000 km dari Anyer ke Banyuwangi. Setiap kilometer memakan korban.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic wide shot of massive forced labor construction of colonial road through dense tropical jungle 1808, hundreds of Javanese laborers cutting through rainforest, Dutch overseer on horseback, brutal midday tropical sun, oppressive atmosphere, photorealistic historical, 4K, desaturated harsh light, no text.
SB-19
48:30 – 51:00
Perkebunan tebu Cultuurstelsel · petani membungkuk · kapal Belanda angkut hasil · 1830-1870
Babak V · SCN-17
Sistem Tanam Paksa — Cultuurstelsel
Aerial: perkebunan tebu tak berujung. Petani membungkuk kelelahan di bawah panas. Kapal Belanda mengangkut hasil di cakrawala. 30 persen pendapatan Belanda dari punggung rakyat Jawa.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic aerial wide view of vast colonial sugarcane plantation Java 1840s, rows of exhausted Javanese farmers bent over crops, Dutch colonial supervisor watchtower, Dutch cargo ship visible on distant horizon, harsh tropical sun, oppressive atmosphere, photorealistic historical, 4K, muted desaturated, no text.
Boedi Oetomo
SB-20
51:00 – 53:30
STOVIA Batavia 20 Mei 1908 · Soetomo & pemuda berdiri · Boedi Oetomo didirikan
Babak V · SCN-18
Boedi Oetomo — 20 Mei 1908
Ruang kelas STOVIA, Batavia. Pemuda-pemuda berdiri mengelilingi meja. Dr. Soetomo mengambil alih. Ini bukan kelas biasa. Ini saat ketika kesadaran bangsa mulai terorganisir untuk pertama kalinya.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic interior of colonial Dutch medical school classroom Batavia 1908, group of young Indonesian men in colonial-era suits standing in serious discussion, chalkboard background, dim Dutch colonial interior light, black and white film look with subtle warm tones, photorealistic historical, 4K, no text.
SB-21
53:30 – 56:30
Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 · Gang Kenari Batavia · speaker membaca teks · bendera merah putih
Babak V · SCN-19
Sumpah Pemuda — 28 Oktober 1928
Gedung Indonesische Clubgebouw Gang Kenari, Batavia. Ratusan pemuda dari seluruh Nusantara. Speaker di podium membaca teks sumpah. Wajah-wajah yang tahu hidup mereka tidak akan sama lagi.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic black and white with subtle warm tone, young Indonesian man speaking at podium 1928 colonial-era hall, packed audience of young people from different ethnicities, red-white banner in background, dramatic single spotlight, historic moment atmosphere, photorealistic, 4K, no text.
Babak VI Pendudukan Jepang dan Fajar Kemerdekaan 1942 – 17 Agustus 1945 · ± 6 Menit
SB-22
56:30 – 58:30
Penyerahan Belanda di Kalijati 8 Maret 1942 · Ter Poorten vs Imamura · penandatanganan
Babak VI · SCN-21
Belanda Menyerah — 8 Maret 1942
Ruang penandatanganan Kalijati. Jenderal Ter Poorten menandatangani penyerahan tanpa syarat. Di seberangnya, Jenderal Imamura Jepang. Udara tegang. 350 tahun kekuasaan Eropa berakhir dalam satu dokumen.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic tense historical moment of military surrender signing ceremony 1942, Japanese military commander seated across from Dutch general, formal table with documents, formal military uniforms, stark colonial building interior, historic gravity, photorealistic, 4K, desaturated with harsh daylight, no text.
SB-23
58:30 – 60:30
Romusha membangun lapangan udara · matahari terik · pengawas Jepang · massa tak terhitung
Babak VI · SCN-22
Romusha — Kerja Paksa Jepang
Ribuan romusha membangun lapangan udara di bawah matahari terik. Pengawas Jepang. Tidak berbeda dari Cultuurstelsel — hanya dalam seragam yang berbeda. 300.000 hingga 4 juta jiwa menjadi romusha.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic wide shot of thousands of Indonesian romusha forced laborers building airstrip under brutal tropical sun Japanese occupation 1942, exhausted figures in minimal clothing, Japanese military overseer silhouette, harsh bleached lighting, massive scale of suffering, photorealistic historical, 4K, desaturated, no text.
SB-24
60:30 – 62:30
Rengasdengklok 16 Agustus 1945 · pondok bambu malam · Sukarno + pemuda debat · tekanan proklamasi
Babak VI · SCN-25
Rengasdengklok — Malam 16 Agustus 1945
Pondok bambu di tengah sawah Rengasdengklok. Malam. Sukarno dan Hatta "diculik" pemuda. Debat panas di bawah lampu minyak. Proklamasikan sekarang, atau tunggu? Malam yang mengubah segalanya.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic night shot of bamboo farmhouse in rice paddies Rengasdengklok 1945, warm oil lamp light through one window illuminating silhouettes of men in tense discussion, surrounding darkness, stars in sky, crickets atmosphere, photorealistic historical, 4K, very dark moody, no text.
SB-25
62:30 – 64:30
Rumah Laksamana Maeda 17 Agustus dini hari · Sukarno menulis naskah proklamasi · jam 04.00
Babak VI · SCN-26
Malam Sebelum Proklamasi
Rumah Laksamana Maeda, Jl. Imam Bonjol. Dini hari. Sukarno menulis. Hatta dan Soebardjo menyaksikan. Pena bergerak perlahan — setiap huruf menanggung beban sejarah. Dua paragraf untuk seratus juta manusia.
Nano Banana Pro — Start Frame
Cinematic intimate night scene, Indonesian nationalist leader bent over writing historic document at dining table, single oil lamp casting warm glow, two colleagues watching in background, deep shadows in colonial Japanese era house, historic midnight atmosphere, photorealistic historical, 4K, warm candlelight only, no text.
SB-26
64:30 – 68:00
Proklamasi 17 Agustus 1945 pukul 10.00 · Sukarno di mikrofon · Merah Putih naik · massa meledak
Babak VI · SCN-27
17 Agustus 1945 — MERDEKA
Pegangsaan Timur 56. Pukul 10 pagi. Sukarno membuka kacamata. Mikrofon sederhana. Merah Putih perlahan naik ke tiang bambu. Rakyat meledak dalam sorak, tangis, dan pelukan. Sebuah bangsa lahir.
Nano Banana Pro — Start Frame
Epic cinematic historical moment, Indonesian independence proclamation 17 August 1945, Sukarno figure at simple microphone reading from paper, crowd of thousands gathered in modest house yard, Indonesian red-white flag slowly rising on bamboo pole, warm morning sunlight, emotional historic atmosphere, photorealistic, 4K IMAX, golden hour light, no text.
Epilog Jakarta Hari Ini — Pewaris Empat Abad ± 2 Menit
SB-27
68:00 – 70:00
Jakarta aerial dawn hari ini · Monas · skyline CBD · Pelabuhan Sunda Kelapa · muara Ciliwung · satu kota empat abad
Epilog · Scene Penutup
Jakarta Kini — Dari Muara ke Kota Dunia
Aerial Jakarta fajar hari ini. Monas berdiri. Gedung-gedung pencakar langit. Di pojok kiri — Pelabuhan Sunda Kelapa. Muara Ciliwung yang sama mengalir. Empat abad dalam satu frame. Sungai ini mengingat segalanya.
Nano Banana Pro — Start Frame
Epic cinematic aerial dawn shot of modern Jakarta skyline, Monas obelisk center, glass skyscraper CBD district, ancient Sunda Kelapa harbor visible in distance left, Ciliwung river winding through city, golden sunrise light on horizon, layers of city history visible, photorealistic, 4K IMAX, warm epic atmosphere, no text.
JAKARTA: Dari Muara ke Kota Dunia · Storyboard & AI Image Prompts Y. Jo Prayanto · Dinas Kebudayaan DKI Jakarta · 2026 27 Scenes · Nano Banana Pro + Kling AI 2.5